Hari itu Nia Ramadhani benar-benar lupa kalau ada ujian, karena ia sibuk shooting sampai subuh. karena panik, ia melakukan hal yang tidak pernah dilakukannya…. dan ada sepasang mata yang melihat Nia mencontek…. seseorang yang sangat membenci Nia…

Sekolah hampir bubar ketika Nia mendapat MMS, dan ketika ia membukanya, ia sangat terkejut melihat rekaman dirinya sedang mencontek.Dan pesan yang mengikutinya berbunyi, kalau kamu tidak mau rekaman ini tersebar… datang ke ruang olah raga setelah sekolah sepi.

Nia yang ketakutan perbuatannya diketahui, mengikuti ancaman itu. Setelah sekolahnya sepi… ia datang ke ruang olah raga, di dalamnya ia melihat temannya Maya.

‘Ada apa ini May… Kamu kenapa?’

‘Aku… Mau… kamu… hancur! kamu sudah terlalu lama ada di atas, lonte. sekarang saatnya kamu jatuh.’

Dan mendadak ada tangan yang mendorong Nia terjatuh, dan terdengar pintu ruang olah raga dikunci, dan ketika Nia sadar, ia sudah dikelilingi sekitar 40 orang temannya yang berkelakuan paling brutal dan yang paling jelek yang ada disekolah.

Nia mencoba berontak, namun mereka benar-benar kesetanan, tidak lama tubuh Nia sudah telanjang, kecuali kaus kaki semata kakinya. mereka merobek-robek pakaian Nia dan membuangya.

Nina menangis sejadi-jadinya… ia tau tak akan ada yang menyelamatkan dari gerombolan serigala yang sekarang telah telanjang bulat seluruhnya.

Mulut Nia menjadi korban pertama, penis demi penis, merojok masuk jauh ke kerongkongannya. Nia hampir muntah dan kehabisan napas karena mereka menekan wajahnya sehingga hidungnya tertanam di bulu penis mereka.

Kemudian, temannya yang paling preman, Joko, maju, ia menjambak rambut Nia, menaparinya, menendang pantat montok Nia sampai terjengkang, dan dengan brutal menyodominya.

Nia menjerit sejadi-jadinya karena anusnya di sodomi dengan brutal, Joko bukannya iba, bahkan makin menjadi-jadi menghancurkan anus Nia, mengubah posisinya sehingga makin menyakitkan Nia. ketika akhirnya Joko ejakulasi, ia memaksa Nia men deep throath penisnya yang belepotan darah dan kotorannya.

Nia benar-benar merasa terhina diperlakukan begitu rupa, terlebih ketika ia melihat Maya sengaja merekam seluruh kejadian perkosaan itu.

Sebuah XXXXXXXXX di wajah Nia membuat ia terlentang, dan belum hilang kagetnya, tubuhnya sudah di timpa, Andi, temannya yang paling gendut. Nia sampai megap-megap karena Andi sengaja menumpukan berat badannya ke tubuh kecil Nia.

lalu teman-temannya yang lain maju. mereka meregangkan kaki Nia sejauh mungkin sehingga seakan-akan mereka mau merobek Nia jadi dua, lalu mereka bergantian memperkosa dan menyodominya.

Temannya yang lain menelikung tubuh Nia, sehingga hanya bahu dan kepalanya yang menyangga di tanah, lalu mereka memperkosa vagina dan anusnya dengan brutal. bahkan dalam posisi itu anus dan vaginanya menerima serangan satu lobang dua batang, Juga mulutnya selalu penuh dengan penis, yang sengaja di hujamkan sampai dalam ke kerongkongannya.

Nia juga dipaksa ber woman on top, sementara punggungnya dipecuti Maya. Bukan hanya itu, mereka mengikat leher Nia dengan rantai ****** dan memaksanya berlaku seperti ******. Nia benar-benar direndahkan. Mereka memaksa Nia membuka mulutnya dan mereka berlomba-lomba berejakulasi ke arah mulut Nia, wajahnya sampai belepotan sperma, mereka memaksa Nia berkumur dengan sperma mereka dan kemudian menelannya. Mereka juga memaksa Nia menjilati telapak kaki dan anus mereka.

Hari menjelang subuh ketika akhirnya mereka puas melihat kondisi tubuh Nia yang berantakan. Esoknya tubuh bugil Nia jadi tontonan seluruh sekolah.
Teman-teman Nia yang ternyata sangat membencinya dan sangat ingin melihat Nia menderita. Mereka berlomba menyiksanya dengan melempari telur, dan sayuran busuk ke tubuh Nia.

Sejak saat itu Nia Ramadhani menjadi lonte untuk seluruh orang disekolah karena rekaman perkosaannya juga sengaja disebar Maya, sehingga semua sekolah tau kalau Nia benar-benar hina dan nista.

Mereka memaksa Nia untuk bugil kalau berada dilingkup sekolah dan menyerahkan dirinya untuk menjadi pembuangan sperma semua orang yang mau, mulai dari anak baru sampai penjaga sekolah. Bahkan guru-gurnya juga ikut menikmati Nia Ramadhani sang artis sinetron.