Ini adalah kejadian dibalik sakitnya Nia Ramadhani, tak lama setelah putus dari penyanyi R ‘n B, Resa.

‘Aku minta putus…, aku sudah ngga tahan’ teriak Nia
‘kamu terlalu posesif… aku ngga mau’, sambung Nia, ketika mereka berdua sedang berkendaraan

‘jadi kamu mau putus, hah… oke lonte… aku putusin kamu… tapi aku akan hancurkan kamu’ teriak Resa sambil melajukan mobilnya seperti kesetanan ke arah lokasi pelacuran terkumuh di Jakarta.

lalu Resa menjambak Nia keluar mobil dan menyeretnya ke tempat pelacuran itu. beberapa preman yang ada disitu menahan mereka

‘Ada apa nih bang? siapa tuh cewe?’

‘Apa abang ngga ngenalin?’ kata Resa, ‘Ini Nia Ramadhani, artis sinetron… malam ini dia mau tau rasanya jadi lonte, jadi kalo abang-abang mau… silakan entot dia sampe mampus.’
Mendengar itu Nia menjerit ngeri, namun para preman bersorak gembira, Resa menyeret Nia ke tengah lokasi pelacuran, dan sekejap saja mereka sudah dikelilingi seluruh penghuni lokalisasi yang jumlahnya ada sekitar seratus orang.

Resa lalu menelanjangi Nia dan melemparkannya ke arah para manusia tuna susila itu. Nia menjerit, berusaha berontak, namun apa dayanya dikepung banyak orang, tubuhnya dibanting ke tanah, dan vaginanya segera dihujam penis. Nia hanya dapat menjerit tertahan karena ada penis lain yang mengisi mulutnya.

Tak lama orang di vaginanya orgasme, dan segera diganti oleh penis lain. Tak lama berselang, Nia kembali tersedak karena penis di mulutnya di dorong sampai mentok ke tenggorokannya, dan ejakulasi di situ. Orang berikutnya menunggingkan Nia dan menyodomi anusnya dengan brutal. Nia melolong sejadi-jadinya, namun kembali ada penis yang menyumpal kerongkongannya.

Kemudian Nia dipaksa ber woman on top, lalu anusnya di sodomi, dam mulutnya di jejali penis. Nia benar-benar bagai boneka rusak, dilempar kesana-kemari, dibuat bagai seonggok daging, mengalami berbagai variasi sex, yang menyakitkan, terutama variasi satu lobang dua batang di anus dan vaginanya.

Para pelacur yang ada, bukannya menolong malah ikut menyiksa Nia, mereka memaksa Nia menjilati vagina dan anus mereka sampai orgasme, dan ikut menghancurkan vagina dan anus Nia dengan berbagai cara, fisting, sayur mayur, buah-buahan,botol berbagai miras.

Resa benar-benar kejam, tanpa kasihan ia justru mengumpulkan pengemis, dan gelandangan dari daerah sekitar komplek pelacuran. Tak lama terkumpul sekitar lima puluh orang.

Kembali Nia mengalami perkosaan dan hinaan yang merendahkan martabatnya, karena Resa sengaja mengumpulkan pengemis dan gelandangan yang paling cacat yang dapat ditemui. Ada yang kakinya buntung, badannya cacat, korengan disekujur tubuh, ada yang badannya busuk di mana-mana, ada yang pengkor, idiot. Bahkan Resa sengaja mencari kumpulan terkumuh yang memiliki beragam penyakit kelamin, sehingga vagina anus serta mulutn Nia yang harus men deep throath semua penis itu terinfeksi siphilis, gonorhea, herpes, genital wrats, dan vietnam rose.

Setelah puas melihat Nia dalam kodisi sekarat dan sangat menderita, Resa menjejalkan tubuh Nia yang lemah dan berantakan ke dalam bagasi mobilnya yang penuh ban serep dan perkakas mobil lainnya.

Lalu Resa mengantar kan Nia kerumahnya lalu mengikat tubuh Nia membentuk huruf X di gerbang rumahnya yang sedang sepi, dan meninggalkannya dengan mencoret tubuh Nia dengan spidol permanen, di atas vaginanya yang membuka lebar dan mengalirkan sperma dan darah ditulisnya, ‘memek lonte’, juga tulisan ‘aku lonte gratisan’, lalu Resa meninggalkan Nia begitu saja.

Demi menjaga reputasi Nia dan menutupi aib. Nia dan keluarganya sepakat… maka berita yang muncul adalah, Nia terlalu kelelahan, Nia perlu istirahat. Dan Resa tertawa