Siapa yang tak kenal dengan Julie Estelle. Seorang model yang cantik
sekali , artis yang lumayan bagus aktingnya , sudah bermain di
beberapa film seperti kuntilanak , selamanya , Alexandria dan lain lain.
Di usianya yang muda , Julie Estelle menjadi artis yang banyak dicari
oleh produser film karena setidaknya wajah cantiknya bisa mengundang
banyak penonton ( terutama pria ) untuk datang ke bioskop , apalagi
Julie Estelle juga pernah berpose untuk playboy . Bahkan
kepopulerannya sudah melebihi sang kakak cathy sharon yang lebih dulu
terjun ke dunia entertaintment.

Malam itu , merupakan malam yang melelahkan bagi Julie , hampir
seminggu ini ia harus shooting film . Ia sudah membayangkan untuk
pulang ke rumah , berendam di tub dengan sedikit aroma therapy yang
menenangkan lalu tidur sepuasnya.

“akhirnya….”

Julie bergumam sendiri saat sampai di rumah , seperti biasa ia
parkirkan mobilnya ke dalam garasi . rumahnya yang besar terlihat sepi
, karena ia tinggal sendiri disana sedangkan pembantu rumah tangga
akan datang hanya jika Julie meneleponnya.

Masuk ke dalam rumah . Julie langsung masuk ke kamar tidurnya , ia
nyalakan CD musik kesukaanya lalu berbaring dengan santainya di tempat
tidur , matanya terpejam namun tak tidur , ia sedangkan menenangkan
pikiran dengan mendengarkan musik.
Buah dadanya yang menonjol naik turun seirama dengan tarikan nafasnya.

Beberapa menit ia berbaring lalu bangun menuju kamar mandi yang berada
di kamarnya untuk menyiapkan bathtub tempatnya berendam nanti.
Sementara menunggu bathtub penuh , Julie menuju lemari pakaian
menyiapkan pakaian tidur , dan bersiap berganti pakaian.

Julie mulai membuka pakaiannya satu persatu , pertama blousenya
diikuti oleh roknya. Kini ia hanya mengenakan bra dan celana dalam
saja . betapa pemandangan yang menyejukkan mata , melihat kulit putih
mulus seorang jullie Estelle yang hanya tertutup pakaian dalam , buah
dadanya setengah mengintip di balik bra- nya.

Belum juga Julie melepas pakaian dalamnya , tiba tiba pintu kamarnya
terbuka dan masuk dua orang pria menggunakan penutup muka langsung
mneyergapnya.

“AWW..!!! HEI…..!!!”

Julie tersentak dan terpekik kaget saat tubuhnya terhempas ke tempat
tidur.

“hai…nona Julie yang cantik….!!! Kita udah nungguin kamu dari tadi ,
hehehehe…” kata si jangkung

“kita ini penggemar berat kamu loo saying, hehehehe…” sambung boncel

Jangkung dan boncel adalah preman yang sedang bekerja sebagai kuli
bangunan di sebuah rumah yang sedang dibangun , beberapa meter dari
rumah jullie Estelle.
Setiap Julie keluar rumah , pandangan mereka tak pernah sedetik pun
lepas dari keindahan lekuk tubuh artis cantik itu , dan lama kelamaan
rasa kagum mereka berubah menjadi niat jahat untuk memperkosanya.

“siapa kamu….??? Mau apa ….???!!! Julie berontak

“kami ini sedikit mencicipi tubuh kamu sayang…”

“wiihh…kamu ternyata lebih cantik aslinya daripada di Tv…”

“nggak mau…!!! JANGAN…TIDAK….JANGAAANN…!!!!” Julie menjerit panic

“cel, kerasin radionya…!!!” kata jangkung. ” kita pesta ngentot artis
male mini , hahaha..!!” si jangkung menahan tubuh Julie yang terus
meronta ronta di tempat tidur.

“JANGAAAN…!!!!TOLOOONG…!!! !” Julie berteriak

Boncel menaikkan volume musiknya menjadi lebih keras , lalu membantu
angkung yang terus menahan tubuh Julie yang berontak.
Boncel meraih kedua tangan Julie dan mengikatnya di tempat tidur di
atas kepala gadis itu. Si jangkung lalu melepas kaitan bra di balik
punggung Julie , sehingga buah dada putih dan ranum itu kini terbuka
dengan bebasnya.
Dengan tak sabar jangkung mulai meremas remas kedua buah dada itu
bergantian.

“mmmm..empuk bener…..!!! nona Julie emang selalu bikin kita `tegang’,
apalagi kalo pake baju sexy…..hmmmm….”

” tidaakk….JANGAANN..!!!tolong…j angaann…..”Julie mulai menangis saat
buah dadanya diremas remas , apalagi kini jangkung mulai menjilati dan
mengulum dengan asyiknya puting susu yang mulai mencuat.

Puas bermain main dengan buah dada Julie Estelle , jangkung bangkit
untuk melepas celananya , dan Julie pun memandang ngeri saat penis
pria itu yang berukuran besar sudah berdiri tegak menunggu mangsa.
Boncel pun ikut melepas pakaiannya.

“hehehe…kenapa ngeliatin aja…..ga sabar ya…??”

jangkung lalu menyentuhkan penisnya ke wajah halus Julie Estelle ,
pria itu menggeram menikmatinya , penisnya kemudian ia sodorkan ke
mulut gadis itu.

“ayo isep nona cantik…..!!!”

Julie menutup rapat mulutnya sambil menahan nafas , penis jangkung
terlihat kummel dan baunya tak sedap , sungguh menjijikan bagi Julie
Estelle.

“ISEP…cepATT/…!!!!” kata jangkung sambil memukul mukulkan penisnya ke
bibir Julie yang tertutup rapat.

Smentara itu , boncel melepas turun celana dalam Julie . sempat gadis
itu melakukan perlawanan namun mereka terlalu kuat untuknya, apalgi
tangannya juga terikat di atas kepala.
Tubuh mulus Julie Estelle kini sudah polos tanpa sehelai benang pun ,
dan tentu saja hal ini membuat birahi kedua pemerkosanya semakin naik
tak terkendali.

Boncel membuka lebar paha Julie , vaginanya ia jilati dengan liar.
Kepala boncel seolah terbenam diantara kedua kaki Julie Estelle ,
vagina artis cantik itu begitu harum karena terawatt dengan baik ,
boncel pun semakin bernafsu karenanya.
Ia mulai menjilat dan menghisap labianya dan hisapannya makin kuat ,
ia lalu berhenti sejenak dan berkata,

“mmm…..memek artis emang beda…nikmat bangetd…!!!”

boncel melanjutkan aksinya menjilati vagina Julie. Sementara jangkung
masih berusaha memasukan penisnya kedalam mulut Julie , ia mencubit
puting susu Julie dengan keras.

“AAAAWWW…!!!”

saat mulutnya terbuka , penis jangkung pun dengan cepat menerobos masuk.

“ayo iseepp….tapi awas kalo berani gigit…..!!!”
.

Julie sudah ketakutan jika mereka akan bertindak lebih kasar lagi , ia
tak punya pilihan selain mengikuti kehendak mereka. Penis di mulutnya
ia hisap , oral sex bukan hal yang aneh buat selebritis seperti dia ,
maka ia pun menggunakan semua pengalamannya dalam urusan sex , agar
semuanya cepat selesai.

Penis jangkung , ia hisap dari pelan lalu keras lalu pelan lagi ,
diselingi pula dengan jilatan jilatan yang menggetarkan jiwa ,
seandainya tangannya tak terikat ia mampu memberikan pelayanan yang
lebih “liar” lagi

Di bawah , boncel sudah bersiap siap memasukan penisnya ke liang
vagina artis cantik itu.

“siap siap ya nona cantik……”

Dan tanpa menunggu jawaban Julie , penis boncel sudah menyeruak masuk
dengan kasarnya.

Julie Estelle menjerit tertahan karena mulutnya tersumpal penis jangkung.

“uuhhh…anjrritt..!!!! enak bener……ngentot artis emang yahuud…..”

Boncel mulai bergerak maju mundur , menghantam vagina Julie.

Jangkung sudah mencabut penisnya dari mulut Julie , ia membiarkan dulu
boncel menikmati tubuh indah itu.
Tubuh mulus Julie terguncang guncang dengan keras sehingga buah
dadanya bergoyang menggoda , bibir sexynya tak henti henti merintih
dan mengerang.

“aaw…..aahhh..aahhhh…..oohh….a aahhh….”

“aahh…ooowhhh..oow….aaahh…ahhh ……”

Boncel terus menusukan penisnya semakin dalam dan dalam. Penisnya yang
juga berukuran lumayan terasa sempit di vagina itu. Entah karena
menikmati atau berharap semuanya cepat selesai , Julie Estelle turut
menggoyangkan pinggulnya mengimbangi serangan serangan boncel. Pria
ini pun semakin bersemangat dan memacu lebih keras lagi.

“ooohhh……aahhh…aaahhhh…ooohh…. owww….”

“aaahhh…owww….aahh…aahhh…… ”

ekspersi wajah Julie tiba tiba berubah , matanya terpejam dan ia
menggigit bibirnya seolah menahan sesuatu . sadar jika korbannya akan
orgasme , genjotan boncel semakin cepat dan cepat , hingga Julie pun
akhirnya tak tahan lagi.

“AAAAAAAHHH……OOhhh….”

Julie menjerit panjang , tubuhnya bergertar dan mengejang , vaginanya
pun basah tanda ia telah mencapai orgasme , tubuhnya pun terasa melemah.
boncel kini semakin keras dan kasar menggenjot tubuh Julie untuk
mencapai kepuasan , tubuh molek gadis itu terbanting banting karenanya.
Julie sendiri sudah tak peduli lagi , tubuhnya sudah benar benar
kehabisan tenaga , menangispun ia tak sanggup.
Akhirnya Julie merasakan cairan hangat menyembur membasahi vaginanya ,
rupanya boncel sudah mencapai puncak pula , spermanya terasa lengket
dan hangat.

“udah dong…giliran gue…..!!!”

Boncel mencabut penisnya , ia juga melepaskan ikatan Julie karena
yakin gadis ini sudah psarah dan tak akan melawan lagi.
Kini giliran jangkung menggenjot tubuh Julie Estelle.

“bodi kamu emang sempurna banget…..!!!” kata jangkung kagum sambil
meraba raba tiap lekuk indah tubuh Julie.
Jangkung lalu membalikkan tubuh Julie , dan mengelus elus punggung
Julie hingga ke pantat.

“hmmm…..gilaa….nih pantat, empuk , mulus lagi…..!!!”

Jangkung meremas remas bulatan pantat Julie tanpa ada perlawanan dari
gadis itu yang memang sudah kehabisan tenaga.
Namun Julie tiba tiba tersentak saat merasakan sebuah batang penis
akan merobek pantatnya.

“TIDAAKKK..JANGAANN…JANGAA NN DISANNAA..JANGAANN..!!!”

Penis jangkung sedang berusaha keras menerobos liang pantat Julie yang
sempit , membuat gadis itu menjerit kesakitan.

“awwaa…jangaannn…sakiit…ampuun n…”

Namun hanya jeritan yang bisa ia lakukan , karena tubuhnya tak
mempunyai kekuatan.

“pantat kamu pernah dientot , sayang…???” Tanya jangkung

Julie diam tak menjawab , jangkung pun menampar bongkahan pantat Julie
dengan keras.

“JAWABBB…!!!”

“awwa….!!!! Bee…belum pernah….” Jawab Julie pelan

“sekarang kamu rasain nih….!!!”

Penis itu akhirnya menyeruak masuk ke pantat Julie dengan keras,
membuat gadis itu melolong kesakitan.
Dan jeritan jeritan kesakitan itu tidak berhenti selama penis jangkung
terus menerus menghantam pantat Julie Estelle.

Sungguh malang nsaib artis cantik satu ini , sepanjang malam tubuhnya
yang putih mulus menjadi bulan bulanan kedua pemerkosanya , tubuhnya
digilir hampir tanpa jeda.
Waktu menjelang shubuh saat kedua pria itu meninggalkan Julie Estelle
dengan tubuh yang telah basah oleh keringat , buah dadanya terlihat
bekas bekas merah juga di lehernya , dan cairan sperma juga membasahi
vagina , dan wajahnya ,