namaku geby dan umurku 17 tahun jalan. aku sekarang duduk di kelas 2 sma yang ternama di bogor. aku baru pindah kira-kira 3-4 bulan yang lalu, sedangkan aku berasal dari kota sukabumi. sekarang aku tinggal bersama kakaku sebut saja nama nya tia, kakaku sudah menikah setahun yang lalu bersama mas vino suami nya. melihat sosok mas vino, membuat aku seperti melihat artis yang berada di tv-tv karena mempunyai wajah yang tampan , kulit yang putih dan postur badan yang atletis pokonya macho banget deh. dengan berjalan nya waktu mas vino sering memperhatikan aku tidak sepertinya, tatapan nya membuat aku terpesona. aku senang saja mas vino melihat saya dari bawah kaki sampai atas kepala saya dengan tatapannya dan ia berkata ‘kamu cantik ya geb sama kaya kakamu’ dan yang membuat aku terkejut ia menyebut ‘dan kamu juga sexy ya geb’. pada saat itu aku mengenakan celana hot pants dan memakai tank top bewarna putih dan tali bh ku bisa telihat karena kontars bewarna hitam. aku pun merasa senang dengan apa yang di katakan mas vino yang membuat aku lebih percaya diri dengan tubuh yang aku punya. aku lebih sering waktu di rumah bersama mas vino karena kakaku kerja hingga malam kadang sampai larut malam sedangkan mas vino seorang penulis novel yang terkenal. jadi aku lebih sering ngobrol bersama mas vino di bandingkan kakaku. aku merasa ada yang pada diri mas vino, karena pada saat ngobrol tuh selalu aku melhat tatapan mata yang nakal pada mas vino itu yang membuat aku takut tapi aku anggap itu biasa saja. dan selalu mas vino melihat bagian payudaraku yang besar dan padat selayaknya anak sma yang baru tumbuh dewasa. kadang iya juga sangat perhatian lebih padaku. itu membuat aku senang dan aku mulai ada benih-benih rasa suka namun terlarang secara mas vino kan suami dari kakaku, ujar dalam hatiku.

jadi pada suatu hari aku di jemput oleh mas vino di sekolahku yang tak jauh dari tempat tinggal rumahku.
‘mas koq tumben jemput aku sih ke sekolah’ sambil membawa payung menunggu di aula sekolah.
‘ga, kasian aja ma kamu geby ujan-ujan gini kamu pulang sendirian takut ada apa-apa’ ujar mas vino sambil terseyum. wah aku senang sekali dengan ada yang di perbuat oleh mas vino. semakin aku suka tergila-gila padanya. setiba nya di rumah aku langsung ke kamar karena seragam ku basah oleh rintik-rintik ujan yang deras melanda di tempatku, membuat tubuh terlihat jelas apalagi bh aku yang sangat terlihat jelas dan bentuk tubuh ku yang sexy ini di lihat oleh mas vino. seperti biasa mas vino menatap tajam bagian buah dadaku. waktu menunjukan pukul 5 sore, aku ingin keluar kamar untuk menonton tv. ternyata ada mas vino di sana sedang menonoton tv juga. ku duduk tepat disebelah nya. karena depan tv ada sebuah sofa yang panjang,. pada saat itu ujan masih bersih keras terus mengeluarkan rintik-rintik uajn seperti benih-benih rasa suka ku pda mas vino.

asik memonoton tiba-tiba tangan yang kekar mas vino menyangga ke paha aku, aku hanya mengenakan daster namun yang berbahan tipis dan pendek pula. aku merasa biasa saja terus saja aku lanjutkan yang aku tonton. lama-lama 5 jari mas vino mulai berjalan ke atas lebih pahaku, itu membuat aku geli dan merasa risih apa yang aku rasakan. ku geser tangan mas vino yang ada di pahaku dengan tangan ku. aku melihat wajah mas vino yang nakal, ‘geb paha kamu putih banget yaa dan mulus lagi’ keluar dari mulut mas vino. aku merasakan aroma yang tak sedap apa yang di bicarakan mas vino tadi. ‘ohh..mas vino bisa aja deh..’ tersenyum manis pada mas vino. mas vino bergeser dan lebih dekat padaku, lalu tangan mas vino merangkul ke bahu aku. aku sudah mulai takut dengan tingkah laku mas vino. ku cuekin saja, namun apa yang terjadi jemari mas vino mencoba masuk ke dalam tumpukan payudara ku. sontak aku menghindar dan aku bergeser menjauh dari mas vino. mas vino kekeh tetap mendekati aku, tangan yang kekar itu berada di bahuku lagi. aku sudah tidak bergeser lagi karena sudah mentok sofa nya dan aku pun terpojokan. sedangkan tangan kiri mas vino sudah mengelus-ngelus sekitar pahaku. hembusan nafas mas vino ke leher ku membuat aku merasakan geli, merinding membuat aku terangsang. dan juga serangan mas cino yang bertubi-tubi dengan kedua tangan nya.
‘jangan takut geb’ ujar mas vino .
‘ta..tapi mas’ sambil menolak serangan yang melanda ku.
‘sssstt…dah kamu diam saja geb’
tangan kanan mas vino sudah menyentuh bagian kenyal payudara ku. aku langsung berdiri ketakutan, dan aku pun lari ke kamar untuk menjauh dari kejaran nasfu birahi mas vino.

aku mersakan ada seseorang berada di kamarku yang membuat aku terbangun dari tempat tidur ku. ternyata mas vino sudah berada di sebelah ku. aku tekkejut ‘mas vino ada apa masuk kamar geby?’ sambil menutup bagian pahaku yang tak tetutup karena daster ku terangkat.’ga kenapa-napa geb, cuma pengen liat geby aja’ tatapan nakal yang keluar sambil melihat paha ku yang putih.
“jjjjjjeeeeeeggggeeeeerrrrrrrr rr……….” suara petir besar dan lampu pun mati.
‘mas..mas vino mati lampu ya?’ sambil ketakutan.
tiba-tiba posisi aku yang masih duduk langsung di sergap oleh mas vino.
‘mas…mas vino apa-apaan sih??!!!’
“trrrreeeekkkkk” lampu sudah menyala.
melihat posisi ku sekarang aku pun terkejut, mas vino sudah berada di atas tiduran ku.
aku tidak bisa bergerak karena aku seperti di selimuti oleh badan yang besar mas vino. mulut mas vino menuju ke bagian leher ku. aku berontak namun benar-benar mati langkah aku oleh pergerakan mas vino. hembusan nafas nya sudah pada pusat terangsang ku. aku hanya bisa terdiam oleh serangan maha dahsyat yang menimpaku. pahaku di gerayangi, mulutku sudah tidak bisa bicara karena tertahan oleh mutut mas vino.aku pun akhirnya berciuman dengan mas vino dan aku nerasakan enak nya bercumbu.

‘geb buka ya bh nya???’
ada apa dengan ku yang ikut terbawa aluran nafsu mas vino dan aku menjawab ‘ttttersrah mas vino aja geby mah..!!!’
mas vino sudah membuka daster ku dan langsung di lempar oleh nya. tersisa hanya bh dan cd. tak lama daster ku terbuka , bh ku pun langsung di buka oleh nya dengan perasaan senang aku melihat nya.
payudara ku langsung terlihat jelas di pegang perlahan-lahan, lama-lama tangan mas vino yang menggeryani payudaku seprti mengaduk-ngaduk adonan kue. aku mulai terangsang oleh lidah nya seperti kadal yang basah dan lincah menggoyangkan lidah nya ke puting payudara ku yang suda mengeras.
‘sssshhhh….mas….ssssshhhhh hh’ lidah terus berkobar di puting ku.
‘ssllrruuppppssllluurrrppp…s lllurrrppppp’ dya terus mengenyot hampir semua payudara ku berada di mulut nya.
‘aaahhh…massss…..ssshhhh.. .’
masih saja mas vino mengobrak-abrik payudara ku. aku merasakan nikmat hingga mata ku tertutup oleh kenikmatan yang di salurka mas vino.
selipan cd ku mulai ada yang masuk, dan mulai menekan-nekan vagina ku yang masih perawan.
‘massss…yang itu jangan mas…. sambil ku goyangkan pinggul ku tanda untuk menolak kehadiran yang memasuki benda yang ku pelihara.
‘sudah geby nikmati saja…gpp koq’ sambil menatapku.
‘ttttaappiii mas aku gmau mas…ssshhh..uuuhhhh…’ puting ku trus di mainkan.
‘ntar kaka pulang, takut ketauan apa yang kita perbuat..????’ sambil ketakutan dan menikamati goyangan lidah mas vino.
‘tia pulang mala tadi dia sms mas vino, jadi kamu wols aja ya geb. kmu pasti suka geb…dan nikmat nya tak terbayangkan’ terus meyakinkan aku.

‘ssssrrrrtttttt’ mas vino membuka cd dalam ku dengan kasar.
mas vino menatap pada vagina ku dengan penuh nafsu.vagina ku yang masih rapat, di buka oleh dua jari mas vino seperti di pirit. dengan satu tangan yang satu nya mas vino memainakan kelitoris ku yang sudah di basahi le air liur mas vino.
‘aaaaaahhhh….ssssshhhh….mm mhhhh…..mas…vino’
yang lebih tak terbayang kan lagi lidah kadal mas vino yang mengngenai bibir vagina ku. itu sangat nikmat sekali. trus di jilat nya bibiran vaginaku tiba-tiba kelitoris ku mulai di jilat nya.
‘aaaaakkkaaakkkhhh…..aaaakkk hhhh…’ mata ku tertutup kembali yang trus di sirami air liur mas vino.
aku merasakan nikamat yang luar binasa.
‘ssshhhhh..uuhhhh.uhhhhhh….. ….aaahhhhhhhhhhhhh’
cairan hangat dalam vagina ku pun sudah keluar dengan perlaha-lahan keluar dan membasahi bibir vagina ku. sumpah aku baru pertama kali merasakan seperti ini sungguh enak sekali yang tak terbayangkan maha dahsyat nya.
‘aaahhhh…mas vino, aakkkhhh…uuuhhh…..aaakkhh. ..sshhhhh..mmhhhhhhh terus mas goayangkan lidah nya’ sambil ku gigit bawahan bibir ku sangking enak nya.

berseling waktu mas vino membuka celana nya di depan hadapan ku. sungguh aku merasakan ingin melihat batangan mas vino. telah di buka nya penis mas vino ada di depan hadapanku yang sangat big size, kira-kira berukuran 20 cm berdiameter 4,5 cm. mas vino memintaku untuk megang batangan nya . ku pegang penis nya lalu aku di suruh untuk mengocok nya. ku laksanakan permintaan mas vino, tak lama aku langsung memasukan penisnya ke dlam mulut ku. membuat mas vino kaget melihat aku seperti ini, mas vino tersenyum melihat aku mengoral penis nya. mulut ku terbuka besar karena ukuran batangan mas vino yang besar juga.
‘looookkkk….llooookkk…plll llookkk…’ terus ku kulum penis nya bercampur dengan air liur ku.
‘teru geb mas vino enak banget’ uajr nya
‘pplllookkk…pplook….lloook kk….’
ku lumuri penis nya dengan air liur ku yang menetes k kasur ku. semakin lama penis mas vino terlihat ada urat-urat nya yang menonjol, mebuat ku trus mengoral nya denga cepat dan dalam sampe aku hampir muntah tapi aku menikmtinya.

vagina ku pun mulai becek seperti kebanjiran. pens nya sudah basah dan vagina sudah basah pula, mas vino mengudahi oralan ku. ia langasung mengangakat kedua kaki ku oleh tangan nya sehingga posisi vagina ku dekat penis nya mas vino yang berurat.
‘mas vino mau ngapain sekarang??’
‘diammm kamu….dah kamu wols aja geb, yang ini pasti yang kamu tunggu’
tak tahu kenapa stiap mas vino bicara aku selalu mau oleh rayuan nya. mungkin gara-gara aku suka padanya, terserah lah yang penting orang yang ku suka ada di depanku. penis nya mulai memainka di sekita vagina ku yang telah basah. terus nya di mainkan toada bibir vagina ku tiba-tiba batangan yang bersa itu ingin memasuki vagina ku namun aga sulit di karenakan vagina ku yang masih rapat dan masih virigin. celupan mas vino membuat aku sesakitan yang belum pernah aku rasakan sebelum nya. trus mencoba masuk akhirnya penis nya memasuki daerah vaginaku.
‘aaaauuuuwwwwwwwwww…..aauuuw wwwwwwww…..’ kesakitan pada vaginaku.
‘aaaaauuuww,…..aauuuuwww,,.a uuww……’
di masukan nya penis itu sungguh meyakitkan. setelah masuk mas vino terus menggoyang kan hentakan dubur nya.
‘mas sakit tau mas…’ujar ku
‘gpp nta juga ga sakit koq geb’ sambil menggoyangkan pinggul nya.
‘aaahhh..ooohhh…..aahhhhh… …’ sprei ku tarik karena tak tahan rasa sakit nya.
‘aaakkkk…. mas vino……sakit mah di memek ku’
mas vino mengacuhkan pembicaraan ku, tetap terus menggoyangkan mundur-depan, mundur-depan.
di lepas nya penis mas vino aku terkejut melihat ada darah yang menempel pada penis nya. aku berpikir keperwanan ku sudah di renggut oleh nya. dara tak memperdulikan mas vino untu memasukan nya lagi ke vagina ku.
‘cccccllllleeebbbbbb…’ masuk ke dalam vaginaku.
‘akhhh….ooohhh….ohhh…… ohhhhh…..’
sepertinya sekarang rasa sakit nya sudah terbalas oleh kenikmatan berhubungan intim. hentakan nya membuat payudara kusperti berputar-putar. di sedot nya puting susu ku membuat aku mengeluarkan cairan hangat dalam vaginaku. semakin lancar goyangan nya semakin banyak juga darah yang terkuras bercampur cairan birahi yang keluar dalam vagina ku. mas vino membalikan badan aku dengan posisi aku seperti merangkak sperti binatang anjing yang menggong-gond degan di masukan nya penis mas vino ke dalam vaginaku. terlihat sekarang aku menggunakan gaya ‘doggy style’.
‘aaaaaahhhhh…mas….enak mas ……..ooohhhh….’ rambut ku sambila di jambak untuk memompa kekuatan sodokan nya ke dalam vaginaku.
‘ceeeebbbbppplloookkk…pokkkk k….pppookkkkk,,,….’
suara benturan yang menghantam dua buah zakar milik mas vino dengan bibiran vagina ku.
‘mmaasss…nikmat sekali sodokan nya….puasina aku mas vino…..aaaahhhh…….’ nada yang panjang.
tak menyangka batangan yang besar itu telah masuk ke dalam vagina yang masih belom terbongkar sama sekali.

aku sudah mencapai puncak kenikmatan yang di sodorkan mas vino terhadap diri ku. mas vino tak gencar terus menoyodok sambil mejenggut rambut ku.
‘aaaahhhhh….mas memeku bekah mas..terusin mas….’ dengan nikmat nya.
‘sshhh..ahhh…sshhhh…aahhhh ‘ terdengar desahan suara mas vino dengan penuh rasa semangat.
kira-kira 45 menit penis mas vino berada di dalam vagina ku. aku sudah merasa lelah denagan kekuatan nya mas vino. aku KO dengan besar nya penis mass vino. di lepas nya penis, maka mas vino menyuruh ku untuk mengoral penis yang sudah agak kemerah-merahan. ku kulum tuh penis dengan bau vagina ku yang ada bercak-bercak darah di penis nya.vagina ku mengendap-endap kewalahan dan penuh dengan darah di sekitar vagina ku.
‘llloookkk…llllooookkkkk…. ..lllloookk…..’
ku sedot terus anu nya.
”’cccccrrrrooooottttt……cc cccrrooottttttttt…..’
keluar nya cairan putih yang kental ke muka ku dan bucatan nya pun mengenai mulut ku.
sungguh hangat terasa di wajah ku, aku melihat mas vino yang kewalahan unutk mengeluarkan sprema nya. sperma yan ada di sektar mulutku di suruh nya aku menelan sperma nya ke dlam tenggorokan ku.
‘wwwuuuuueeeekkkkssssss…’ aku seperti ingin muntah dengan rasa da bau nya yang tak menyedapkan. ku telan sperma itu dengan terpaksa.

mas vino langsung tidur di sebelah ku dan berkata
‘hah..haah..gmana geby rasanya?’
sontak kujawab
‘nikmat banged mas vino, geby tak menyangka keperawanan geby d renggut oleh kaka ipar ku sendiri’
sambil tersenyum dan mas vino mencium ku dengan rasa sayang nya pada ku.

setelah keperawanan ku hilang aku langsung bergegas langsung memberesakan diri ku sendiri dan kamar ku yang berantakan, apalagi sprei ku yang disebagian nya penuh dengan darah keperawananku.
tak lama ka tia pun pulang dan membawa makanan malam untuk makan malam bersama. sungguh aku merasa berdosa pa yang ku perbuat, melihat ka tia yang tak tau menau atas hubungan ku dengan suami nya yaitu MAS VINO.